Showing posts with label DAAD. Show all posts
Showing posts with label DAAD. Show all posts

Persiapan ke Jerman

Sunday, March 15, 2009

the-good-study-guideTahun ini sudah terjaring lagi penerima beasiswa DAAD. Beberapa diantaranya ada teman saya. Nah, pasti banyak yang dipikirkan pada saat sudah menerima beasiswa DAAD. Salah satunya persiapan menuju negara Jerman. Fisik dan mental sudah harus siap, karena pasti akan mengalami shock biologis dan tentunya shock kultur atau budaya. Untungnya sih selama persiapan bahasa selama 2 bulan di Goethe Insitut Jakarta, kita juga ada sesi perkenalan budaya. Baik budaya bermasyarakat atau bagaimana bergaul di lingkungan universitas. Terutama bagaimana menghadapi dosen dan profesor. Pasti beda banget!!! Sudah saya buktikan!!! Kita masih terpengaruh dengan budaya ’nrimo’ dan takut berkata ’tidak’ untuk profesor, pastinya selalu meng’iya’kan, padahal tidak setuju. Hal-hal kecil itu, pasti jadi kendala dalam menjalani studi. Untungnya, saya berada dibawah bimbingan profesor dan asisten profesor, yang sudah pernah ke Indonesia. Jadi, dia sering mengingatkan bagaimana bersikap, karna dia tahu betul karakter orang Indonesia.


Biasanya sih urusan administrasi seperti visa, sudah diurusi sama staf DAAD. Jadi kita tinggal mengisi berkas saja. Nah yang musti kita siapin sendiri adalah semua berkas-berkas akademik penting sebaiknya dibawa (disertai dengan kopi-nya yang terlegalisir). Yang gak musti dibawa adalah buku yang di pake di Goethe, karna kita pasti dibagikan buku baru lagi disini, kalau saya di Speak and Write Marburg.


Peralatan tempur pribadi jangan juga dilupa. Berikut ini beberapa barang yang dulunya saya bawa (dan berguna) : jaket winter (1 aja, pas nyampe disini juga ada yang murah koq!), long jhon alias daleman penahan dingin (sebaiknya bawa aja 3 atau 4, kadang susah cari ukurannya disini hehehe), kupluk (sebaiknya dari wool soalnya anget!), syal yang agak tebal aja (cukup satu lah, disini banyak koq!), sarung tangan dan kaos kaki wool, tiga macam pelembab (bibir, muka dan badan), sepatu kets (1 pasang aja), sepatu resmi juga satu pasang aja, baju batik, toiletries dan bekal makanan untuk satu minggu (jaga-jaga aja, sampe nanti nemu juga koq tempat makan misalnya kebab, dan toko asia).


Tahu bangetlah perasaannya bagaimana menyiapkan itu semua, pasti ribet. Tapi kuncinya bikin list, jadi lebih mudah mengaturnya. Jangan lupa bawa flash disc, sama data-data penting. Trus yang paling penting, bawa foto orang terkasih dong hehehehe...



Okeh, selamat menyiapkan perjalanan (nah selama perjalanan asyik juga kalo ditemani dengan MP3 player)....Dulu sih naiknya dengan Etihad Airways, murah meriah, full hiburan (musik dan film)..so MP3 player nya gak kepake...

image source here!

DAAD farewell party

Thursday, May 1, 2008

Tak terasa 2 bulan berlalu. Kursus bahasa Jerman di Goethe Institut sebagai persiapan studi di Deutschland. Awalnya kerasa sangat susah mengikuti, maklum baru pertama kali, tapi akhirnya bisa juga. Dan pada tanggal 25 April 2008, test Start Deutsch 1-A1 sudah terlewati. Meskipun rada deg-degan, karena pre-test yang sudah dilakukan sebelumnya dapat dilalui dengan sukses. Alhamdulilah, hasilnya ternyata memuaskan.


Tanggal 28 April 2008, hari yang bersejarah. Pada hari itu, dilaksanakan farewell party untuk penerima beasiswa DAAD tahun 2008. Acara ini dilaksanakan di Kedubes Jerman.

Wah seneng banget, soalnya baru pertama kali ini masuk ke Kedubes Jerman. Keamanan super ketat, sampe dua kali screening. Kaya’ di airport aja deh. Pas masuk, langsung aku tanda tangan di buku kenangan Mrs. Ilona, karena masa tugasnya dah berakhir tahun ini. [Lumayanlah kenangan bersama Ilona. Pernah ikut ke lapang (tepatnya Pulau Pari, Kepulauan Seribu) untuk melihat penelitianku. Dan pada saat itu Malam tahun Baru 2004.] Eits, ternyata, sudah ada pelayan yang nawarin minuman di depan pintu. Minum ahhh….


Udah minum-minum, saya langsung cek-cek ruangan. Meskipun ditata sederhana, tapi kerasa banget nuansa Jermannya. Bendera Jerman dimana-mana, yah iyalah. Makanya saya coba aja berpose di depannya. Hihihihi. Noraks abis.. Dipanggung juga udah di pasang standing banner DAAD. Alhasil semua didokumentasikan. Acara di buka dengan speech oleh Mrs. Ilona Krueger-Rechmann (Direktur DAAD Jakarta), Mr. Hans-Joerg Brunner (Charge d’Affaires a.i. of the German Embassy), dan Dr. Christian Bode (Secretary General of the DAAD).


Related Posts with Thumbnails
 
 
 




About me

My Photo
Traveling-freak
Bremen, Germany
It's me Hawis. I am Indonesian. Traveling is one of my hobby that always makes me addicted. Explore new area and traditions, culinary, architectures, whether done personally alias from own pocket or the demands of work, always a thing that I grateful. I am so happy because my wife also has the same passion. Through this blog, I will share my travel notes, events, tips and tricks and fun stories in it. Some previous stories still in Bahasa Indonesia, but you can translate it into your language. Well, as an amateur photographer, I am so excited to freeze every moment. Then, my notes and photos can speak up to you. Just enjoy! BLOG TIL YOU DROP..
View my complete profile
All material on "traveling is my middle name" is copyright © 2006-2010 Hawis Madduppa - All rights reserved, except where stated.